Beranda Headline Pilot Senior Lion Air Tertangkap Nyabu Bareng Wanita Cantik di Kamar Hotel

Pilot Senior Lion Air Tertangkap Nyabu Bareng Wanita Cantik di Kamar Hotel

551
BERBAGI
Pilot Lion Air (kanan) dan seorang wanita saat digerebek polisi. (foto: ist/tribunnews)

PROBENGKULU.COM, Jakarta – Seorang pilot Maskapai Lion Air bernomor JT 924 bernama Maesa Soemargo (MS), dilaporkan tertangkap nyabu di kamar T-more Hotel Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (4/12/2017).

Pilot senior Lion Air itu ditangkap oleh anggota Satnarkoba Polres Kupang Kota, di kamar hotel, pukul 21.20 Wita. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti sabu bekas pakai seberat 0,3 gram.

Seorang wanita cantik ikut diamankan anggota Satnarkoba Polres Kupang Kota saat penangkapan pilot Lion Air, MS.

Wanita yang belum diketahui identitasnya itu, diduga sudah bersuami. Foto MS dan si wanita tersebut beredar dan diperoleh Pos-Kupang.com dari sumber terpercaya.

MS dan si wanita ditangkap anggota Satnarkoba Polres Kupang Kota di kamar 205, Senin pukul 21.00 Wita. Diduga keduanya memakai narkoba jenis shabu-shabu.

Saat ditangkap polisi mengamankan barang bukti shabu-shabu seberat 0,3 gram. Setelah diamankan, MS dan si wanita digelandang ke Mapolres Kupang Kota.

Corporate Communication Lion Air Group, Ramaditya Handoko membenarkan ada pilotnya yang tertangkap nyabu di Kupang. Dijelaskan, pilot tersebut bernama Maesa, bekerja sebagai pilot sejak tahun 2014.

“Pilot itu mempunyai catatan kesehatan, serta sikap, dan prilaku yang baik. Jika terbukti sebagai pengguna, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perusahaan,” katanya, Selasa (5/12/2017).

Dijelaskan dia, sanksi terberat yang akan dikenakan adalah pemecatan sebagai pegawai Lion Air. Pihaknya pun berterima kasih kepada kepolisian dalam upayanya memberantas peredaran narkoba.

Pihaknya pun terus berupaya mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba di lingkungan awak pesawat, seperti melakukan pengecekan urine rutin kepada awak pesawat dan tes kesehatan pilot.

“Kami melakukan pengecekan urine awak pesawat setiap pagi pada penerbangan perdana mereka sesuai ketentuan. Khusus untuk pilot, juga dilakukan tes kesehatan setiap enam bulan sekali,” sambungnya.

Maesa mengaku barang haram itu didapat dari temannya. “Barang (sabu) yang dikonsumsi itu diperoleh dari temannya di Tangerang Selatan,” kata Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Ch. Nugroho, Selasa (5/12/2017) malam.

Jika hasil pemeriksaan terus mengarah pada penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka, pilot Lion Air dengan nomor penerbangan JT 924 rute Palembang-Jakarta-Denpasar-Kupang itu bakal mendekam di balik jeruji besi.

“Saat diinterogasi, dirinya mengaku baru pertama kali mengonsumsi barang haram itu, dan sesuai hasil pemeriksaan juga positif,” kata Anthon Ch Nugroho.

Anthon menambahkan, MS kemungkinan dijerat Pasal 112 subsider Pasal 127/ UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

(ind)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.