Beranda Headline Usai Bertemu Erick Thohir, Yusril Terima Tawaran Jadi Lawyer Jokowi

Usai Bertemu Erick Thohir, Yusril Terima Tawaran Jadi Lawyer Jokowi

126
BERBAGI
Yusril Ihza Mahendra. (ist)

PROBENGKULU.COM, Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, mengakui menerima tawaran untuk menjadi lawyer atau kuasa hukum pasangan capres-cawapres nomor 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Dalam pesannya, Yusril mengatakan keputusan itu diambilnya setelah berkomunikasi dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir.

“Maka saya katakan pada Pak Erick, setelah cukup lama hal ini didiskusikan dengan saya, akhirnya saya memutuskan untuk setuju dan menjadi lawyer-nya kedua beliau itu (Jokowi dan KH Ma’ruf),” kata Yusril, dalam keterangannya, Selasa 5 November 2018.

Keberadaan Yusril menjadi lawyer pasangan patahana ini, diakuinya tanpa bayaran alias gratis. Yusril mengaku tidak masalah. Pada Pilpres 2014 lalu juga ia diminta Prabowo untuk menjadi ahli di gugatan MK. Ia jalani, dan juga gratis.

Yusril berharap keputusannya ini benar-benar bisa memberi sumbangsih nyata untuk pemilu yang benar-benar fair.

“Mudah-mudahan saya bisa menyumbangkan sesuatu agar pilpres dan pemilu serentak kali ini berjalan fair, jujur dan adil, dan semua pihak menaati aturan-aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Meski menjadi lawyer salah satu pasangan calon, Yusril menegaskan ia akan tetap bekerja secara profesional. Hal yang selalu ia lakukan, ketika menangani pihak-pihak yang terkait dengan politik.

Yusril menegaskan dirinya siap bekerja profesional dengan membela hak-hak Jokowi-Ma’ruf.

“Jika ada hak-hak Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf yang dilanggar, beliau dihujat, dicaci dan difitnah misalnya, tentu saya akan melakukan pembelaan dan menunjukkan fakta-fakta yang sesungguhnya,” jelas Yusril.

Yusril menekankan dalam persoalan di tahun politik ini harus ditempatkan dalam posisi yang proporsional.

Yusril memastikan, pembelaan terhadap Jokowi-Ma’ruf bukan membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. Ia pun menepis membela Jokowi-Ma’ruf karena dibayar. Sebab, menjadi kuasa hukum ini juga tidak dibayar alias gratis.

Namun, ia menekankan akan memberikan masukan terhadap Jokowi-Ma’ruf untuk melangkah ke arah yang lebih baik, tidak melanggar aturan hukum yang berlaku.

“Menjadi lawyer haruslah memberikan masukan dan pertimbangan hukum yang benar kepada klien agar klien tidak salah dalam melangkah, serta melakukan pembelaan jika ada hak-haknya yang dilanggar pihak lain,” jelas mantan Mensesneg itu.

(adm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.