PROBENGKULU — Semangat persatuan dalam keberagaman begitu terasa dalam pawai karnaval budaya memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Arga Makmur, Selasa (18/8/2026). Di antara deretan peserta, SMA Negeri 2 Bengkulu Utara tampil dengan konsep yang menggabungkan nasionalisme, seni musik, busana budaya, dan kreativitas siswa.
Pawai tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE., MAP, di Alun-Alun Rajo Malim Paduko, Arga Makmur. Kegiatan turut dihadiri Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., sejumlah unsur Forkopimda, Sekdakab, serta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara.
Sejak awal kemunculannya, rombongan SMA Negeri 2 Bengkulu Utara sudah memberikan warna tersendiri. Suara Gita Suara Drumband Club SMAN 2 Bengkulu Utara terdengar menggema, mengiringi langkah para siswa yang berjalan dalam barisan dengan penuh semangat.
Namun, daya tarik rombongan tidak berhenti pada drumband. Deretan kostum kreatif menjadi bagian penting dari penampilan mereka.
Salah seorang peserta tampil dengan kostum dominan merah yang dihiasi rangkaian ornamen berbentuk bunga berukuran besar. Dengan hiasan kepala yang menjulang dan detail dekorasi yang kaya, kostum tersebut memberikan kesan megah sekaligus unik.
Peserta lainnya tampil dengan busana bernuansa biru yang dipadukan dengan hiasan kepala besar serta ornamen berbentuk lambang sekolah. Penampilan ini memperlihatkan bagaimana identitas sekolah dapat dikemas secara kreatif dalam sebuah pertunjukan karnaval.
Ada pula peserta yang mengenakan pakaian bernuansa tradisional dengan perpaduan warna merah, hijau, emas, dan motif kain khas Nusantara. Ragam busana tersebut menjadi gambaran visual tentang luasnya kekayaan seni dan budaya Indonesia.
Sementara itu, barisan pembawa bendera Merah Putih tampil dengan seragam putih yang rapi dan kompak. Kibaran bendera di sepanjang jalan menjadi simbol kuat semangat nasionalisme yang dibawa para pelajar dalam perayaan kemerdekaan.
Bagi pihak sekolah, keberagaman penampilan tersebut merupakan bagian dari proses pendidikan. Siswa diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam merancang, mempersiapkan, dan menampilkan kreativitas mereka di tengah masyarakat.
Kepala SMA Negeri 2 Bengkulu Utara, Drs. Kaman, M.Pd., menjelaskan bahwa festival tersebut diikuti seluruh siswa kelas X, XI, dan XII dengan pendampingan wali kelas masing-masing.
“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81 tahun 2026. Ini juga sebagai ajang kreativitas bagi siswa-siswi untuk mengkreasikan bakat dan potensi mereka di bidang seni dan budaya,” kata Drs. Kaman.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan seluruh kelas diharapkan mampu membangun kekompakan dan rasa tanggung jawab siswa.
Pawai pun berlangsung meriah ketika rombongan SMA Negeri 2 Bengkulu Utara menyusuri jalan-jalan utama Kota Arga Makmur. Masyarakat yang berada di sepanjang rute turut menikmati penampilan para pelajar.
Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa sekolah bukan hanya tempat untuk mengembangkan kemampuan akademik. Melalui kegiatan seni dan budaya, siswa juga mendapatkan ruang untuk membangun kepercayaan diri, kreativitas, disiplin, kerja sama, serta rasa bangga terhadap identitas bangsa.
SMA Negeri 2 Bengkulu Utara hadir bukan sekadar sebagai peserta pawai, tetapi membawa pesan tentang Indonesia yang kreatif, berbudaya, dan bersatu. Diiringi dentuman drumband dan dihiasi ragam busana Nusantara, para siswa menjadikan perayaan HUT ke-81 RI sebagai panggung untuk menunjukkan potensi generasi muda Bengkulu Utara. ***






