Sukses! Replanting Kelapa Sawit Bengkulu Utara Sudah Mencapai 6 Ribu Hektar

oleh -149 Dilihat

PROBENGKULU – Program Replanting Kelapa Sawit di Kabupaten Bengkulu Utara sudah mencapai 6 ribu hektar hingga 2023.

Replanting kelapa sawit merupakan program pemerintah daerah melalu dinas perkebunan untyuk meningkatkan produktifitas disektor perkebunan

Kepala Dinas Perkebunan BU, Desman Siboro mengungkapkan program replanting dimulai sejak dari tahun 2017 dan telah terealisasi penanaman seluas 6 ribu hektar mulai tahun 2019 hingga tahun 2023.

Bengkulu Utara memiliki potensi lahan perkebunan rakyat seluas 90.000 hektar dengan hasil produksi rata rata dibawah 10 ton/ha per tahun.

Rendahnya hasil produksi ini disebabkan bibit yang digunakan adalah bibit yang kurang berkwalitas

“karena itulah kami dari dinas mengharapkan dan mengajak seluruh masyarakat pekebun sawit yang lahannya kurang 10 ton/ha per tahun untuk mengusulkan peremajaan yang dibantu pembiayaan dari BPDPKS sebesar 30 juta per hektar dengan cuma Cuma,” jelas Kadis

Di samping itu juga pemerintah daerah melalui disbun juga memiliki program SARPRASyang bisa dinikmati pekebun sawit untuk meningkatkan produksi kebun sawitnya.

Program SARPRAS ada intensifikasi, ekstensifikasi, ISPO, peningkatan jalan akses kebun, alat transportasi tiga roda dan 4 roda hingga alat paska panen.

Untuk mendukung program ini, juga ada program SDM perkebunan kelapa sawit, melalui beasiswa perguruan tinggi yg dibiayai oleh BPDPKS

Serta pelatihan teknis persawitan, dimana pada 2023 pemerintah daerah telah dilepaskan oleh Bupati Bengkulu Utara Ir. H.MIAN sebanyak 27 orang yang tersebar dibeberapa perguruan tinggi di Jogja, Sumatra Utara dan Bandung

Ditambah lagi usulan pelatihan SDM persawitan sebanyak 210 orang yang akan dilaksanakan tahun 2024.

“Tak hanya itu, pemerinta daerah juga mengalokasikan di ABPD dan ABPDP utk pembukaan jalan perkebunan dan peningkatan jalan perkebunan,” imbuhnya.

Dinas perkebunan juga telah menyediakan bibit yang berkwalitas dan bersertifikat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebanyak 35 ribu kecambah di tahun anggaran 2023

“Nanti tahun 2024 siap disalurkan di bulan Agustus dengan harga Rp40 ribu per batang umur 12 bulan ke bawah dan Rp45 ribu per batang umur di atas 12 bulan di UPTD perbenihan Dinas Perkebunan yang berlokasi di Kecamatan Ketahun,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *