BENGKULU UTARA – Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin, S.IP, menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara di halaman Kantor Bupati Bengkulu Utara, Kamis (1/10/2026).
Kehadiran Ketua DPRD BU dalam upacara tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama unsur pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Upacara berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Dandim 0423 Bengkulu Utara selaku inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, organisasi kepemudaan, serta para pelajar.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Tema tersebut menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Ketua DPRD Bengkulu Utara, Parmin, S.IP, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keutuhan bangsa serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, semangat persatuan, gotong royong, toleransi, dan saling menghormati harus terus dipelihara, terutama di tengah perbedaan suku, agama, budaya, maupun pandangan yang menjadi bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.
“Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pemersatu bangsa. Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kita diingatkan kembali untuk menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Parmin.
Ia juga menekankan bahwa menjaga Pancasila bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga negara, melainkan kewajiban seluruh masyarakat. Setiap warga negara memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, menjaga kerukunan, serta memperkuat semangat kebangsaan.
Di lingkungan pemerintahan, lanjutnya, nilai-nilai Pancasila perlu diwujudkan melalui pelaksanaan tugas yang mengedepankan kepentingan masyarakat, semangat kebersamaan, keadilan, dan tanggung jawab dalam menjalankan pembangunan daerah.
“Persatuan harus menjadi kekuatan kita dalam membangun Bengkulu Utara. Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk terpecah belah, tetapi harus menjadi modal untuk saling melengkapi dan bersama-sama mewujudkan daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” pesannya.
Parmin berharap, peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami sejarah perjuangan bangsa sekaligus meneruskan semangat para pahlawan melalui tindakan nyata yang positif bagi lingkungan dan daerah.
Rangkaian upacara ditandai dengan pembacaan ikrar Hari Kesaktian Pancasila serta doa bersama untuk keselamatan bangsa dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Melalui momentum ini, semangat Pancasila diharapkan terus hidup dalam setiap langkah masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan, sehingga persatuan tetap terjaga dan pembangunan Bengkulu Utara dapat berjalan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. (ADV)






